


SIMALUNGUN – E.W NEWS SIMALUNGUN
PTPN IV Regional II Distrik 1 Unit Kebun Bukit Lima melaksanakan kegiatan syukuran usai Tanam Ulang (TU) sekaligus melakukan tanam perdana bibit jagung sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan dan optimalisasi pemanfaatan lahan produktif.
Kegiatan dilaksanakan di areal Afdeling VI Unit Kebun Bukit Lima, Nagori Marihat Tanjung, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.
Tanam Ulang (T.U) Tahun 2025 di Unit Kebun Bukit Lima diketahui seluas 364 hektar, yang mencakup areal Afdeling 1 dan Afdeling VI Unit Kebun Bukit Lima. Program ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit sekaligus pemanfaatan lahan pendukung untuk penanaman jagung dalam rangka ketahanan pangan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut pihak Manajemen Kebun, di antaranya Menejer Unit Group PTPN IV Regional II Distrik 1 Masaeli Lahagu, PLH Menejer Unit Kebun Bukit Lima Lidya Ginting, Askep Unit Kebun Bukit Lima Handy Purba SP, SP.BUN Unit Kebun Bukit Lima Sudarwin, K.D.T.U Unit Kebun Bukit Lima Sahriawadi, Assisten Afdeling VI Saut Damanik, serta seluruh Asisten Afdeling se-Unit Kebun Bukit Lima.
Dari pihak eksternal hadir perwakilan Polsek Bosar Maligas Iptu J. Tarigan, Pangulu Marihat Tanjung Agus Rahmadi, Pangulu Marihat Mayang Lastran Saragih, Ketua Kelompok Tani Sofyan Manurung, Pelaksana Vendor PT Mutiara Bulan Sejahtera Jais, serta masyarakat anggota kelompok tani.
Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu karyawan Afdeling VI kebun Bukit Lima sebagai ungkapan syukur atas penyelesaian Tanam Ulang kelapa sawit serta harapan agar penanaman bibit kelapa sawit dan jagung ini dapat menghasilkan panen yang memuaskan dan membawa manfaat bagi perusahaan serta masyarakat sekitar.
Acara dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu sebanyak 10 orang, yang berasal dari warga desa sekitar areal perkebunan dan sesi foto bersama. Santunan ini sebagai bentuk kepedulian dan silaturahmi perusahaan kepada masyarakat sekitar Unit Kebun Bukit Lima.
Setelah santunan, kegiatan diisi dengan kata sambutan dari PLH Menejer Unit Kebun Bukit Lima, Lidya Ginting. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar pelaksanaan Tanam Ulang dapat memberikan hasil produksi kelapa sawit yang optimal serta memberikan dampak positif bagi perusahaan dan masyarakat. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bersinergi menyukseskan program ketahanan pangan.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kelompok Tani, Sofyan Manurung, turut menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan PTPN IV. “Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak manajemen perkebunan yang telah meminjamkan lahan kepada kelompok tani untuk penanaman bibit jagung dalam program ketahanan pangan ini. Semoga hasilnya dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi seluruh masyarakat,” ucapnya.
Setelah kata sambutan dari ketua kelompok tani, acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari Menejer Unit Group PTPN IV Regional II Distrik 1, Masaeli Lahagu. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa program penanaman jagung ini merupakan perintah dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional, mengingat Indonesia selama ini dikenal sebagai negara pengimpor, bukan pengekspor, padahal Indonesia dijuluki sebagai negara agraris.
Beliau juga menghimbau kepada seluruh pihak manajemen Unit Kebun Bukit Lima untuk menghindari kegagalan dalam Tanaman Ulang ini. “Kita harus bersama-sama menjaga serta merawatnya mulai dari bibit yang baru ditanam hingga menghasilkan produksi,” ujarnya.
Masaeli Lahagu juga menegaskan bahwa keberhasilan produksi, baik untuk Tanaman Ulang kelapa sawit maupun penanaman jagung, tidak hanya bergantung pada proses tanam, tetapi juga perawatan dan pengelolaan yang berkelanjutan. Ia berharap seluruh elemen yang terlibat, mulai dari manajemen, karyawan, hingga kelompok tani, dapat bekerja sama secara konsisten agar hasil panen dapat memberikan manfaat maksimal bagi perusahaan, masyarakat sekitar, dan ketahanan pangan nasional.
“Kita berharap melalui program ini, produksi sawit tetap optimal dan hasil panen jagung dapat meningkat signifikan sehingga memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dalam menghadapi tantangan pangan ke depan,” tutupnya.
Usai sambutan dari Masaeli Lahagu, acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari Askep Unit Kebun Bukit Lima, Handy Purba S.P. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa pelaksanaan syukuran selesainya Tanam Ulang (T.U) dan tanam perdana program Ketahanan Pangan di Unit Kebun Bukit Lima ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi keberhasilan produksi perusahaan.
“Semoga tanaman sawit kita ini ke depannya dapat terpelihara dengan baik dan berproduksi dengan hasil yang optimal,” ungkapnya.
Beliau juga menghimbau agar seluruh pihak dapat mendukung program penanaman jagung karena program ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah dalam mewujudkan Ketahanan Pangan nasional. Handy Purba berharap sinergi antara pihak perkebunan, kelompok tani, dan masyarakat tetap berjalan dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan bersama.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit jagung secara simbolis. Seluruh unsur pimpinan perkebunan, pemerintah dan aparat keamanan sebagai bentuk komitmen bersama mendukung program ketahanan pangan nasional. Rombongan bergerak menuju lokasi yang sudah disiapkan untuk penanaman bibit jagung secara simbolis.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan Tertib dan penuh semangat. Kolaborasi antar perusahaan, pemerintah serta masyarakat sekitar.
Kegiatan ini ditutup dengan makan bersama. Suasana penuh kekeluargaan terlihat jelas saat manajemen dan karyawan duduk berbincang santai sambil menikmati hidangan.
