


PTPN IV Unit Kebun Gunung Bayu melaksanakan kegiatan Tutup Tanam (TU) Tahun 2025 sekaligus memulai penanaman jagung sebagai komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Acara berlangsung di Afdeling V Unit Kebun Gunung Bayu, Kecamatan Bosar Maligas, pada Senin (17/11/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kegiatan berfokus pada areal Tanam Ulang seluas 586 hektar yang mencakup Afdeling 1, 3, 4, 5, 7, dan 8 Unit Kebun Gunung Bayu. Selain memaksimalkan lahan replanting, PTPN IV juga memanfaatkan momentum ini untuk pengembangan jagung sebagai komoditas pangan nasional.
Pejabat dan Undangan yang Hadir
Acara ini dihadiri oleh Menejer Unit Group Distrik 1 Regional II Masaeli Lahagu, Menejer Kebun Gunung Bayu Heykal K.D Ritonga, Menejer PKS Gunung Bayu Rayumi Arsa, Askep Rayon A Hery Wahyudi, Askep Rayon B Ferry Maruli Saragih, SP-BUN Basis Gunung Bayu Romen Saragih, APK Kebun Gunung Bayu Mawan Kurniawan, Asisten Afdeling V Rikki Hartoyo, seluruh Asisten Afdeling Unit Kebun Gunung Bayu, serta pihak keamanan unit kebun.
Turut hadir Camat Bosar Maligas Rosmadia Purba, Kapolsek Bosar Maligas Iptu Soni Silalahi, perwakilan Koramil 07 Hermansyah, dan vendor PT. Bima Perkasa Utama Ayen.
Pembukaan Acara dan Sambutan
Acara dibuka dengan doa bersama sebagai wujud syukur atas terselesaikannya Program Tanam Ulang Tahun 2025.
Dalam sambutannya, Kapolsek Bosar Maligas Iptu Soni Silalahi menegaskan dukungan penuh Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang dijalankan PTPN IV melalui pemanfaatan areal Tanaman Ulang untuk budidaya jagung.
“Program ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh potensi lahan produktif di Indonesia dapat dimaksimalkan untuk mendukung ketahanan pangan. Kami dari Polsek Bosar Maligas siap mendukung dan mengawal kegiatan ini mulai dari proses tanam hingga panen,” ujarnya.
Kapolsek juga menyampaikan bahwa hasil panen jagung dari areal Kebun Gunung Bayu akan disalurkan melalui Bulog sebagai bagian dari sistem distribusi pangan nasional. Hal ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan memastikan penyerapan hasil panen secara optimal.
Sementara itu, Menejer Unit Group Distrik 1 Regional II, Masaeli Lahagu, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas keberhasilan pelaksanaan Tanam Ulang 2025.
“Tidak semua unit berhasil menjalankan program Tanam Ulang dengan baik seperti di Kebun Gunung Bayu ini. Ini menunjukkan kekompakan dan manajemen kerja yang solid. Saya mengapresiasi seluruh jajaran dari Asisten, KR, hingga seluruh karyawan yang terlibat langsung,” ujarnya.
Masaeli menambahkan bahwa penanaman jagung bukan sekadar menjalankan instruksi pusat, tetapi juga menjadi peluang besar bagi perusahaan untuk memperoleh nilai tambah, sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan aparat keamanan.
Pemberian Santunan Anak Yatim
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemberian santunan kepada 20 anak yatim piatu dari warga sekitar Kebun Gunung Bayu sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan. Suasana haru terlihat saat manajemen, pemerintah kecamatan, dan unsur Forkopimcam menyerahkan santunan tersebut secara bergantian.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan kekompakan seluruh pihak yang hadir.
Penanaman Jagung Secara Simbolis
Rombongan bergerak menuju lokasi penanaman jagung yang telah disiapkan. Prosesi penanaman secara simbolis dipimpin oleh Menejer Unit Group Distrik 1 Regional II Masaeli Lahagu, Menejer Kebun Gunung Bayu Heykal K.D Ritonga, Menejer PKS Gunung Bayu Rayumi Arsa, Kapolsek Bosar Maligas Iptu Soni Silalahi, Camat Bosar Maligas Rosmadia Purba, serta perwakilan Koramil 07 Hermansyah.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, aparat keamanan, serta masyarakat sekitar.
Penutup
Acara ditutup dengan makan bersama yang diiringi hiburan musik, menambah suasana kebersamaan dan kekeluargaan.
